"Kehidupan ini ibarat jalan satu arah. seberapa banyak pun perubahan rute yang anda tempuh tidak satu pun akan membawa anda kembali. begitu anda mengetahui dan menerima hal itu, kehidupan akan tampak lebih sederhana"- Isabel Moore
perjalanan menuju sukses kerap kali diwarnai oleh kekhawatiran sehingga terkadang membuat kita cenderung untuk kembali, bahkan mundur dari pergumalan hidup yang selalu dilalui. hal ini pula yang membuat banyak orang mengalami staknasi pertumbuhan dalam meraih keberhasilan hanya karena takut ditolak oleh orang lain.
kekhawatiran menghambat tindakan, jika tidak bertindak pengalaman pun tidak ada, tidak ada pengalaman membuat pengetahuan tidak ada dan akan menimbulkan kekhawatiran
Dikatakan bahwa 60 persen kekhawatiran kita sebenarnya sama sekali tidak mendasar, kekhawatiran itu sebenarnya sama sekali tidak mendasar, ketakutan itu tidak pernah menjadi kenyataan. sebanyak 20 persen kekeliruan kita itu terfokus pada masa lalu, yang sama sekali di luar kekuasaan kita. sedangkan 10 persen kekhawatiran kita didasarkan kepada hal-hal yang sedemikian sepele sehingga tidak menghasilkan perbedanan dalam kehidupan kita. dari sisa 10 persen lainnya, hanya 4 hingga 5 persen ketakutan itu dianggap beralasan. ini menunjukkan bahwa setiap waktu atau energi yang kita serahkan kepada kekhawatiran itu sama sekali sia-sia dan 95 persen tidak produktif, bahkan hal itu pula yang membuat kita enggan untuk memulai sesuatu.
Suatu Kisah yang terkenal dari Julius Caesar yang merupakan komandan perang yang berhasil merebut pantai Britania karna strateginya yang begitu bijak sehingga dapat membakar semangat para prajurit. dalam catatan sejarah ketika caesar berhasil mendaratkan pasukannya pada tengah malam yang dingin, sang komandan berdiri sejenak, sementara pasukannya sibik merapatkan dan menyembunyikan perahu-perahu yang sudah mereka tumpangi. mereka berpikir , setelah pertempuran selesai akan kembali lagi ke kapal induk dengan menggunakan perahu tersebut. namun, betapa terkejutnya seluruh pasukan begitu mendengar perintah sang komando, "Bakar Semua Perahu yang sudah kamu daratkan."
sebagai pasukan yang taat kepada komandan, mereka pun membakar semua perahu sampai hangus. akhirnya, semua pasukan bertempur habis-habisan, karena berpikir tidak akan kembali lagi. Jadi harus bertempur atau mau bertempur
Hikmah yang dapat diambil dari cerita di atas adalah, jika sudah memulai sesuatu (tentu berdasarkan prtimbangan yang matang) adalah memadamkan semua kemungkinan untuk kembali. Beberapa daya tarik yang mampu menarik kita untuk kembali adalah keterikatan pikiran dan nostalgia kesuksesan di masa lalu dan fasilitas yang mungkin masih terkenang dengan segala kemudahannya. Daya tarik yang demikian membuat pikiran kita yang sedikit banyak akan menciutkan nyali untuk menerima tantangan yang ada di hadapan kita.
bahkan, ketika perjalanan kita harus mengalami perubahan rute pun, kembali ke jalan awal merupakan pantangan kecuali jika mengalami hal yang memang di luar perencanaan dan kekuasaan manusia
memulai aktivitas di awal tahun, perencanaan yang baik menjadi dasar aktivitas yang kuat, vis yang jelas sangat membantu mengarahkan aktivitas secara efektif dan efisien, sedangkan komitmen untuk terus maju membuat kita akan mengalami hal-hal yang tidak terduga sebelumnya, berupa percepatan penyelesaian tugas-tugas yang terencana...

0 komentar:
Posting Komentar
"terima kasih telah membaca blog saya, silahkan tinggalkan komentar"